Mari kita review kembali ingatan kita mengenai beberapa hal dalam aritmatika sosial.
Harga per Unit
Harga per unit = Harga keseluruhan/jumlah barang
Untung atau Rugi
Seseorang dikatakan untung jika harga penjualan > daripada harga pembelian.Seseorang dikatakan rugi apabila harga penjualan < daripada harga pembelian.
Untung = Harga Jual - Harga Pembelian
Rugi = Harga Pembelian - Harga Penjualan (krn harga beli yg lebih besar dr harga jual)
Persentase(%) Untung atau Rugi
%Untung atau Rugi = (Besar Untung)/(Harga Pembelian) x 100%
Contoh Soal:
Pak Amin membeli terigu 20 kg dengan harga Rp. 8.000,00 per kilogram. setelah terigu habis terjual, pak Amin memperoleh dana sebesar Rp. 200.000,00. Berap persen keuntungannya?
Jawab
Modal awal pembelian terigu = 20 kg x Rp. 8.000,00/kg = 160.000,00
Karena harga jual (Rp.200.000,00) >Harga pembelian (Rp. 160.000,00) maka pak Amin Untung
Keuntungan = Rp. 200.000,00 - Rp. 160.000,00 = Rp. 40.000,00
% Keuntungan = (Rp 40.000,00/Rp. 160.000,00) x 100% = 1/4 x 100% = 25%
Diskon dan Rabat
Diskon atau Rabat adalah potongan harga
% diskon = ((diskon)/(harga pembelian)) x 100%
Bruto, Neto dan Tara
Bruto adalah berat kotor
Tara adalah potongan berat atau dapat dikatakan sebagai kotoran yang tidak terpakai.
Neto adalah berat bersih
Neto = Bruto - Tara
Bunga Tunggal
% Bunga = (Bunga)/(tabungan awal) x 100%
Jumlah bunga = %bunga x tabungan awal
Jumlah bunga per tahun = %bunga x tabungan awal x 12
Jumlah bunga per n bulan = %bunga x tabungan awal x n
Jumlah tabungan = (100 + bunga)% x (tabungan awal)Contoh:
Bu Nunik menyimpan uang di bank sebesar 12.500.000,00, setelah satu tahun tabungannya menjadi Rp. 15.000.000,00. Berapakah persentase bunga bank per tahun?
Jawab
Bunga = Rp 15.000.000,00 - Rp. 12.500.000,00 = Rp. 2.500.000,00
Bunganya adalah Rp.2.500.000,00 per tahun
%bunga per tahun = (Rp. 2.500.000,00/Rp. 12.500.000,00) x 100% = 20%